Home » BERITA » Curi 16 Pasang Sepatu dan 6 Pasang Sandal, Warga Pucok Berurusan Dengan Polisi

Curi 16 Pasang Sepatu dan 6 Pasang Sandal, Warga Pucok Berurusan Dengan Polisi

ttttttttttttttt

Pelaku pencurian 16 pasang sepatu dan 6 pasang sandal, warga Gampong Pucok Kecamatan Geumpang Kab.Pidie telah diamankan di Mapolres Pidie, Rabu (12/04/2017) sekira pukul 20.10 Wib.

Tribratanewspolrespidie ;  Personil Polsek Mutiara bersama Panitia Mesjid Baitul A’La Lilmujahidin berhasil mengamankan pelaku pencurian sepatu dan sandal yang sering melakukan aksinya di Mesjid Baitul A’ La Lilmujahidin Beureuneun Kecamatan Mutiara Kab.Pidie berinisial WS, 23 thn, Jualan, Warga Gampong Pucok Kecamatan Geumpang Kab.Pidie pada saat Sholat Berjama’ah berlangsung, Rabu (12/04/2017) sekira pukul 20.10 Wib.

Penangkapan pelaku berawal dari hilangnya sepatu milik salah seorang Jama’ah Magrib bernama Usman, Warga Kecamatan Mutiara Kab.Pidie saat ia yang sedang melaksanakan Sholat Magrib berjama’ah di Mesjid Baitul A’La Lilmujahidin Kecamatan Mutiara Kab.Pidie, Rabu (12/04/2017).

Selanjutnya usman memberitahukan ke Panitia Mesjid tentang Musibah yang menimpanya. Kemudian pihak panitia mesjid langsung mengecek melalui Camera CCTV yang terpasang di Mesjid tersebut. Setelah panitia Mesjid melihat Gambar pelaku melalui Camera CCTV, ada masyarakat yang juga Jama’ah Sholat Magrib yang mengenali wajah pelaku, kemudian pihak panitia Mesjid berkoordinasi dengan Polsek Mutiara dan langsung mendatangi pelaku di warung nasi Tangse Indah tempat ia bekerja. Setiba di warung nasi tersebut, pelaku langsung di bawa pelaku ke Mapolsek Mutiara untuk di Periksa.

Kapolsek Mutiara Iptu M. Yusuf saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan benar telah terjadi penangkapan terhadap warga Pucok yang sudah sering mencuri sepatu dan sandal para Jama’ah yang sholat di Mesjid A’La Lilmujahidin Beureuneun Kecamatan Mutiara Kab.Pidie.

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan 16 (enam belas) pasang sepatu dan 6 (enam) pasang sandal dari berbagai Merk yang di curi pelaku di Mesjid tersebut.

Kepada polisi pelaku mengakui melakukan tindakan kejinya tersebut dikarenakan ia membutuhkan biaya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pidie untuk penyelidikan lebih lanjut, sebut M. Yusuf.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.