Home » BERITA » Cegah Penyalahgunaan Dana Desa, Kapolsek Sosialisasikan Mou Kapolri, Mendagri dan Kemendes Kepada Masyarakat Mutim

Cegah Penyalahgunaan Dana Desa, Kapolsek Sosialisasikan Mou Kapolri, Mendagri dan Kemendes Kepada Masyarakat Mutim

kapolsek mutim ok

Kapolsek Mutiara Timut AKP Aiyub Hasan melaksanakan Sosialisasi MoU Kapolri, Mendagri serta Kemendes dalam rangka pencegahan dan pengawasan penggunaan anggaran Dana Desa / Gampong tahun 2017 / 2018 di Kecamatan Mutiara Timur, Kamis (26/10/2017) sekira pukul 09.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Sosialisasi MoU Kapolri, Mendagri serta Kemendes tentang Pencegahan dan Pengawasan Penggunaan Anggaran Dana Desa  berlangsung di Halaman Mapolsek Mutiara Timur, Kecamatan Mutiara Timur Kab.Pidie, Kamis (26/10/2017) sekira pukul 09.00 Wib.

Adalah Kapolsek Mutiara Timur AKP Aiyub Hasan yang menjadi nara sumber pada acara sosialisasi tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Camat Mutim Khairol, Danramil Mutim Kapten Inf Rusli, para Pendamping Desa se Kecamatan Mutiara Timur, para Geusyik Gampong se Kecamatan Mutim, para Imum Mukim se Kecamatan Mutim, para Tuha Peut Gampong se Kecamatan Mutim serta para Ketua TPK Gampong se Kecamatan Mutim.

Dalam arahannya, mantan Kapolsek Indrajaya tersebut memberikan beberapa penjelasan kepada masyarakat, diantaranya ;

  1. Sesuai dengan adanya penandatanganan MOU antara Kapolri dan Mendagri serta Kemendes tentang pengawasan dan pencegahan penggunaan anggaran dana desa maka Kapolsek bertanggung jawab penuh dalam hal tersebut dan selalu mengawasi, membina, mengayomi dan membimbing dalam hal penggunaan anggaran dana desa tersebut.
  2. Bhabinkamtibmas Polsek Mutim sebagai ujung tombak di desanya dan sebagai pengawasan langsung terhadap masalah yg timbul terkait dgn anggaran dana desa sehingga mengharapkan kepada para Geusyik dan TPK serta unsur pelaksana dana Gampong bisa melakukan koordinasi dgn Bhabinkamtibmas Polsek Mutim sehingga tidak menimbulkan konflik sosial di tengah tengah masyarakat.
  3. Mengharapkan kepada para pelaksana pengguna anggaran dana desa untuk menggunakan anggaran dana Desa secara benar dan tidak melakukan mark-up, pemotongan dan pengendapan anggaran desa sehingga tidak menimbulkan tindak pidana akibat salah dalam mempergunakan anggaran dana desa tersebut.
  4. Menghimbau kepada para Keusyik untuk senantiasa selalu melakukan koordinasi dgn Polsek Mutim apabila adanya pihak pihak tertentu yg melakukan intimidasi terkait dgn anggaran dana desa.
  5. Mengharapkan kepada para Keusyik untuk memasang papan tranparansi ttg anggaran dana desa di tempat terbuka sehingga masy mengetahui jumlah anggaran serta pelaksanaan dana desa tersebut dan dengan kehadiran polisi di Gampong/Desa bukan menjadi suatu hambatan serta untuk menakut – nakuti masyarakat akan tetapi untuk membimbing masyarakat sehingga pelaksanaan kegiatan terlaksana dengan baik dan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.