Home » BERITA » 2 Pasangan Haram, Mesum di Gubuk Tua Dayah Tanoh

2 Pasangan Haram, Mesum di Gubuk Tua Dayah Tanoh

bbbbb

Gubuk Tua yang terletak di Gampong Dayah Tanoh Kecamatan Glumpang Tiga Kab.Pidie tempat 2 pasangan Mesum Non Muhrim melakukan aksi , Selasa (17/01/2017).

Tribratanewspolrespidie ; 2 (dua) pasangan Mesum Non Muhrim inisial Bunga, 16 thn, Pelajar, Kab.Pidie dan IF, 26 thn, Wiraswasta, Warga Gampong Dayah Tanoh Kecamatan Glumpang Tiga Kab.Pidie serta DR, 22 thn, IRT, Warga Gampong Ranto Panyang Blang Dhot Kecamatan Tangse Kab.Pidie dan SF, 27 thn, Wiraswasta, Warga Dayah Tanoh Kecamatan Glumpang Tiga Kab.Pidie melakukan Aksinya di salah satu Gubuk Tua di Gampong Dayah Tanoh Kecamatan Glumpang Tiga Kab.Pidie, Jum’ at (13/01/2017).

Kejadian tersebut diketahui oleh penyidik dan warga sekitar saat saudara korban a.n AW, 51 thn, Keumala, TNI AD melapor ke Polsek Glumpang Tiga dengan nomor laporan polisi : LP / 06 / I / Aceh / Res Pidie / Sek Glumpang Tiga tentang tindak pidana pencabulan yang terjadi pada keponakannya sebut saja  a.n Bunga, 16 thn, Pelajar, Kab.Pidie pada Jum’ at (13/01/2017), 5 (lima) hari yang lalu di salah satu Gubuk Tua di Dayah Tanoh Kecamatan Glumpang Tiga Kab.Pidie.

Dari Laporan tersebut,  Personil Polsek Glumpang Tiga yang di Pimpin oleh Ipda Muchtar Chalis pun langsung memeriksa korban dan saksi a.n DR, 22 Thn, IRT, Warga Gampong Ranto Panyang Blang Dhot Kecamatan Tangse Kab.Pidie di Mapolsek Glumpang Tiga.

Dari Pemeriksaan Polisi, saksi dan korban menceritakan awal kejadian tersebut dimana saat korban hendak pergi ke Banda Aceh dengan dikawani sepupunya sdri DR yang masih sudara sepupu korban dengan  menggunakan Mobil Penumpang (Mopen) L – 300 dari Blang Dhot dengan tujuan untuk menjenguk abag kandung korban yang dirujuk ke Banda Aceh oleh Lapas Kota Bakti untuk dilakukan pengobatan, sesampai di simpang beureuneun sdri DR tidak jadi untuk mengawani korban untuk ke Banda Aceh dan ingin turun di Kota Beureuneun saja sehingga korban juga membatalkan niatnya ke Banda Aceh karena tidak ada kawan dan Ikut DR untuk turun di Kota Beureueneun.

Tepatnya Jum’ at (13/01) sekira pukul 13.00 Wib, korban dan sepupunya tersebut Mampir ke warung Bakso Brekele Beureuneun, lalu DR menghubungi teman prianya dengan menggunakan Hand Phone a.n  IF, 26 thn, Wiraswasta, Warga Gampong Dayah Tanoh Kecamatan Glumpang Tiga Kab.Pidie dan selanjutnya setelah korban beserta DR selesai makan Bakso, tiba2 IF datang menjemput korban serta DR dengan menggunakan Sepeda Motor Jupiter Z dengan berboncengan tiga keluar dari Warung Bakso tersebut.

Sambil mengendarai Sepmor ke arah Leung Putu Kab.Bandar Baru, datang teman IF dengan menggunakan Sepmor Honda Scoopy a.n SF, 27 thn, Wiraswasta, Warga Gampong Dayah Tanoh Kecamatan Glumpang Tiga Kab.Pidie dan selanjutnya korban di bonceng oleh IF sedang DR di bonceng oleh SF untuk jalan – jalan ke Leung Putu Kecamatan Bandar Baru Kab.Pidie Jaya.

Selanjutnya setelah jalan – jalan ke Leung Putu, DR meminjam Sepeda Motor IF untuk pulang Ke Tiro tempat saudara keluarga korban bersama dengan korban.

Sekira Pukul 19.00 Wib, korban diajak oleh DR untuk mengembalikan sepeda motor IF, selanjtunya DR pun menghubungi IF untuk ketemuan, setelah ketemuan korban dan DR pergi menuju Beureuneun dan di perjalanan berjumpa dengan IF berboncengan dengan SF, lalu mereka diajak oleh pelaku ke sebuah Gubuk Tua di gampong Dayah Tanoh Kecamatan Glumpang Tiga Kab.Pidie.

Sesampai di Gubuk Tua tersebut, tepatnya sekira pukul 20.00 Wib, mereka melaksanakan makan malam yang telah disediakan IF dan SF, setelah makan malam korban dan DR serta IF dan SF beristirahat di Gubuk tersebut.

Tepatnya pukul 04.00 Wib menjelang subuh, korban pun dibangunkan oleh IF untuk naik ke atas Ranjang, lalu keduanya melakukan persetubuhan layaknya suami istri sebanyak 1 (satu) kali sedangkan DR tidur dibawah Ranjang bersama SF telah melakukan perbuatan mesumnya sebanyak 2 (dua) kali atas suka sama suka.

Lalu Pada Sabtu (14/01/2017) sekira pukul 06.00 Wib korban dan DR diantar kembali oleh pelaku dan saksi SF ke Simpang lamlo Kecamatan Mutiara Kab.Pidie.

Kapolsek Glumpang Tiga Ipda Muchtar Cahlis yang di konfrmasi oleh humas polres pidie mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Jum’at (13/01) dan dilaporkan ke Mapolsek pada Selasa (17/01) dan untuk dugaan sementara 1 (satu) pasangan mesum a.n DR dan SF melakukan hubungan intin atas suka sama suka dan telah melakukannya sebanyak 2 (dua) kali sementara korban Bunga di paksa IF untuk melayani nafsu bejatnya di Gubuk Tua tersebut dan untuk penyelidikan lebih lanjut kasus ini telah ditangani di Mapolsek Glumpang Tiga.

Untuk pelaku IF masih buron dan akan kita buatkan DPO, bila sudah ketemu nanti pelaku diancam dengan Pasal 82 UU RI N0.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI N0.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, kata Chalis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*